Powered by Blogger.

Tuesday, May 28, 2013

Chapter 15 - Supporting Devices

Posted by Hani Rosdahlia On 11:47 AM No comments


Hani Rosdahlia 5210100020

I Gusti Bagus Wiratama Putra 5209100024

Chapter 15 : Supporting Devices


Pada kali ini, kami akan membahas salah satu materi pada bab quality infrastructure components, yakni Supporting Devices.
TEMPLATE VS CHECKLIST 
Untuk lebih jelasnya mengenai supporting devices, kami menampilkan materi dalam bentuk prezi. Visit this link, please :)



Terima kasih :)

Chapter 14 - Procedure & Work Instructions

Posted by Hani Rosdahlia On 10:18 AM No comments

Hani Rosdahlia 5210100020
I Gusti Bagus Wiratama Putra 5209100004

Chapter 14 : Procedure & Work Instructions


Pada kali ini, kami akan membahas salah satu materi pada bab quality infrastructure components, yakni Procedure & Work Instructions.

Procedure adalah aktivitas detail/proses yang dilakukan sebagai metode dalam melakukan suatu tugas kerja.
Work instructions adalah perintah untuk melakukan  tugas kerja yang ditujukan khusus untuk seorang atau departemen tertentu.

Untuk lebih jelasnya mengenai procedure & work instructions, kami menampilkan materi dalam bentuk prezi. Visit this link, please :)

Terima kasih :)

Chapter 12 - SQA of External Participant

Posted by Hani Rosdahlia On 9:16 AM No comments

Hani Rosdahlia 5210100020

I Gusti Bagus Wiratama Putra 5209100004

Chapter 12 : SQA of External Participant


Pada kali ini, kami akan membahas salah satu materi pada bab project life cycle SQA components, yakni SQA of External Participant.

External Participants dapat diklasifikasikan menjadi tiga kelompok utama: 
  • Subkontraktor
  • Pemasok software COTS dan modul perangkat lunak yang digunakan kembali
  • Pelanggan, diri mereka sebagai peserta dalam melaksanakan proyek

Untuk lebih jelasnya mengenai SQA of External Participant, kami menampilkan materi dalam bentuk prezi. Visit this link, please :)



Terima kasih :)
Hani Rosdahlia 5210100020 
I Gusti Bagus Wiratama Putra 5209100004

Assuring the quality of software maintenance components
Komponen penentu kesuksesan maintenance adalah sebagai berikut :
  1. Corrective maintenanceKemampuan pembenaran terhadap error pada software
  2. Adaptive maintenanceKemampuan adaptasi software pada lingkungan / kebutuhan pelanggan baru

Functionality improvements maintenance :

  • Perfective : Peningkatan performance melalui fungsi tambahan
  • Preventive : Peningkatan reliabilitas, kemudahan pada infrastruktur, dan efisiensi maintenance masa akan datang

Objective
Tujuan penjaminan kualitas pada Software Component adalah :
  • Menjamin ketercapaian tingkat kepercayaan terhadap pemenuhan kebutuhan yang dijanjikan
  • Menjamin ketercapaian tingkat kepercayaan terhadap jadwal dan budget yang direncanakan sebelumnya
  • Memanage efisiensi software maintenance dengan meningkatkan fungsionalitas dan menekan biaya

Foundation of High Quality
Foundation 1 : Software package quality
Yang termasuk di dalamnya adalah  beberapa yang dirumuskan oleh McCall, yaitu :
correctness, reliability, maintainability, flexibility, testability, portability, dan
interoperability

Foundation 2 : Maintenance Policy
Vesion development policy : berapa banyak versi yang harus diperasikan secara simultan
Change policy : metode untuk menangani adanya perubahan 

Pre-maintenance SQ Component

1. Maintenance Contract Review
      Baik untuk internal maupun exrernal cutomers membutuhkan maintenance contract untuk memastikan / mereview sejauh mana maintenance dilakukan, berapa sumberdaya yang digunakan, siapa yang melakukan (subkontrak, internal), berapa biaya yang diperlukan

2. Maintenance Plan
  •       Daftar layanan maintenance yang dikontrakkan 
  •       Organisasional dari tim maintenance
  •       Fasilitas maintenance (Maintenance support center, documentation center)
  •       Daftar resiko maitenance
  •       Daftar prosedur dan kontrol dalam melakukan maintenance
  •       Budget software maintenance
SQA Tools for Corrective Maintenance

Activities
User support services :  Terkait dengan kegagalan code dan dokumentasi
Software correction services :Terkait dengan pembenaran bug dan dokumentasi

Toolsnya adalah :

Mini Testing 
  •      Dilakukan oleh tester, bukan programmer
  •      Ada prosedur testingnya
  •      Merekam semua error yang terdeteksi
SQA Infrastucture components for software maintenance

• Maintenance procedures & work instructions
• Supporting quality devices
• Training & certifiation
• Preventive & corrective actions
• Configuration management
• Documentation and quality recird control









Chapter 10 - Software Testing (Implementation)

Posted by Hani Rosdahlia On 5:41 AM No comments

Hani Rosdahlia 5210100020

I Gusti Bagus Wiratama Putra 5209100004

Chapter 10 : Software Testing (Implementation)


Pada kali ini, kami akan membahas salah satu materi pada bab project life cycle SQA components, yakni Software Testing.

Software Testing adalah proses formal dalam mengeksekusi software dalam unit, integrasi, maupun sistem untuk menganalisa perbandingan antara kebutuhan pelanggan dan kenyataan pada program 
Untuk lebih jelasnya mengenai software testing bagian implementasi, kami menampilkan materi dalam bentuk prezi. Visit this link, please :)



Terima kasih :)

Chapter 9 - Software Testing (Strategies)

Posted by Hani Rosdahlia On 3:45 AM No comments


Hani Rosdahlia 5210100020

I Gusti Bagus Wiratama Putra 5209100004

Chapter 9 : Software Testing (Strategies)


Pada kali ini, kami akan membahas salah satu materi pada bab project life cycle SQA components, yakni Software Testing.

Software Testing adalah proses formal dalam mengeksekusi software dalam unit, integrasi, maupun sistem untuk menganalisa perbandingan antara kebutuhan pelanggan dan kenyataan pada program 
Untuk lebih jelasnya, kami menampilkan materi dalam bentuk prezi. Visit this link, please :)




Terima kasih :)

Monday, May 27, 2013

Chapter 20 Project Progress Control

Posted by Ocean_Demon On 11:04 PM No comments
Project Progress Control digunakan sebagai cara untuk mendeteksi lebih dini event-event yang tidak biasa terjadi. Adapun komponen-komponen utama pada Project Progress Control sebagai berikut :
- Aktifitas kontrol manajemen resiko
Berkaitan tentang aktifitas melakukan pengelolaan resiko dimana mengidentifikasi resiko-resiko yang mengancam proyek.
- Kontrol jadwal proyek
Berkaitan tentang pengawasan terdahap penjadwalan proyek dan mencegah terjadinya keterlambatan proyek .
- Kontrol Sumberdaya proyek
Berfokus kepada sumberdaya manusianya dan juga fasilitas testingnya.
- Kontrol budget proyek

Adalah sebuah pengawasan terkait dengan budget proyek. Adapun yang dikontrol pada bagian ini adalah :
Sumberdaya manusia
Pengmbangan dan fasilitas untuk testing
Pembelian software
Pembelian hardware
Pembayaran kepada sub kontraktor

Pengimplementasian dari control progress proyek harus sesuai dengan prosedur yang menentukan hal-hal berikut :
Alokasi Tanggung jawab (siapa saja yang bertanggung jawab dalam melakukan tugas control progress)
Frekuensi dari pelaporan yang dibutuhkan pada setiap unit proyek
Suatu situasi yang membutuhkan manajemen bawah untuk melaporkan secepatnya kepada atasan.

Peranan tools dalam melakukan control progress dari proyek
Tools sangat membantu dalam meringankan beban kita sebagai manusia untuk melakukan sesuatu. Adapun manfaat menggunakan tools ini dapat membantu pada area sebagai berikut :
- Aktifitas kontrol manajemen resiko
- Dapat mebantu mengkategorikan resiko dan juga pengelolaan tanggal pemecahan solusi
Kontrol jadwal proyek
- Membuat daftar klasifikasi dari aktifitas yang tertunda
- Membuat daftar klasifikasi dari aktifitas kritkal
- Memperbaharui jadwal aktifitas yang dibuat berdasarkan laporan progress

Kontrol sumberdaya proyek
- Rencana pengalokasian sumberdaya proyek
- Pemanfaatan sumberdaya proyek
Pada control budget
- Membantu merencanakan budget proyek
- Membuat daftar pemanfaatan budget

Site search